Sulitnya menguasai diri saat Anxiety datang menyerang

Siang, Bro&Sis sekalian.

Siang ini  Kita akan berikan contoh lewat seorang superhero Brosis. Nah siapa yang tak tahu Tony Stark, aka Ironman..??? dalam film  The avengers diceritakan bahwa Ironman sempat terbang ke gerbang pintu dunia lain untuk meluncurkan nuklir guna meledakkan pengacau dunia. Sesaat sebelum gerbang tertutup, dia terjatuh dalam keadaan pingsan dan selanjutnya di tolong oleh the Hulk sesaat sebelum sampai ketanah. Nah, siapa yang menyangka, seorang Tony Stark mengalami trauma berat atas kejadian tersebut.

Dan di  Film Ironman 3, saat ia berada di cafe bersama kolonel Rhodes, ketika ada anak kecil yang secara tidak sengaja membuka ingatannya pada waktu ia digerbang dunia lain,  apa reaksinya? ia terkaget, fikiranya  kacau. Lalu ia berlari kearah baju besinya diluar kafe, masuk, dan memerintah Jarvis untuk check tekanan darah dan detak jantungnya. Bisa dibayangkan betapa paniknya Tony saat itu Brosis. Dia bisa tenang saat Jarvis memberitahunya bahwa semuanya normal. Dan ia hanya terkena serangan panik.

Lalu saat ia berada dimobil, serangan panik menyerang. Ia tak kauasa menguasai dirinya, smpai anak kecil itu menghiburnya dan memberikan satu cara untukmemecahkan maslahnya. Nah Brosis, Saat Anxiety kambuh, seringkali kita malah terbawa kedalam rasa panik yang datang itu. Fikiran-fikiran yang muncul sangat menakutkan dan malah membuat panik semakin panik. Ujung dari serangan panik adalah pingsan. ADB pun demikian. Saat panik datang, sulit sekali untuk menguasai diri. Yang difikir hanyalah hal-hal yang ditakutkan. Jikalau kita mencemaskan kematian, maka fikiran yang datang adalah kita mau ajal, atau fikiran kita sedang dibopong kepemakaman, dan banyak lagi. Namun setelah sekian kali ADB mengalami serangan panik, lama kelamaan ADB teringat kata2 dokter, yang bilang bahwa pembuluh darahmu akan rusak jikalau kamu tidak melawan kepanikan itu dan membiarkan jantungmu bekerja dengan keras. ADB semakin takut, dan tanpa sadar semakin mendekatkan diri lagi dalam soal agama. Saat itupun, saat sedang mendekatkan diri, tanpa sebab ketakutan dan kecemasan akan ajal tetap muncul. Terlebih saat berdzikir dan Sholat  Brosis. ADB mencoba mengganti fikiran buruk yang muncul dengan fikiran-fikiran yg positif, namun gagal. dan serangan panik datang saat sedang sujud. Berfikir bahwa saat sujud ADB akan dipanggil, dan batalah akhirnya sholat ADB. Saat datang lagi waktu sholat pun demikian. berkali -kali datang serangan panik yang menyesakkan.


Itulah Brosis, secuil cerita yang mungkin mewakili apa yang brosis rasakan saat ini. Memang saat menguasai diri ketika serangan panik datang itu sangat sulit, bhakan ketika setelah lebih mendekatkan diripun. Namun itu bukan berarti tidak bisa Brosis. Semua maslah ada solusinya, dan segala penyakit ada obatnya. ADB menemukan cara untuk melawan anxiett itu setelah 3 bulan mencoba dan itu secara kontinyu. Bagaimana dengan kalian Brosis? tidak ada kata tak bisa, dan Anxiety bukan akhir dari segalanya Brosis. (ADB)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s