Kambuh, dan Kepercayaan Diri itupun Runtuh

Yuhu Brosis,
sebelumya ADB meminta maaf nih, artikel pagi ini gak ada tips. Soalnya sejak semalam, Anxiety ADB kambuh. Hehehe.
Lho kenapa itu kok bisa kambuh? katanya sudah 4 bulan ini tidak kambuh? Iya nih, akhir-akir ini ADB banyak fikiran. Dampak lebih dalam dari stress nih. Dan juga soal faktor kecemasan yang sulit ADB redam lagi. Gak kaya biasanya nih, biasanya sangat mudah dikontrol. Entahlah dengan semalam.

Kepercayaan diri yang sudah berbulan-bulan ADB bangun pada diri sendiri seakan tak berarti Brosis. Inilah mengapa, dimana-mana, mencegah lebih baik daripada mengobati, dalam kasus serangan panik ini, lebih baik mencegah daripada mengontrol ketika kambuh. Hehehe.
Woi, ditanya dari tadi kenapa kok bisa kambuh ora dijawab.!!! Wahaha, iyo lupa Brosis. Gini nih ceritanya, Istri ADB saat ini sedang hamil kan, usia kandunganya memsuki usia 32 minggu. NAh, akhir -akhir ini sering kali mengeluh itu mules di perutnya Brosis. Mungkin bagi orang yang tidak punya kecemasan berlebihan, bilag, itu normal Bro. Dulu istriku juga gitu. Ibunda ADB pun bilang itu normal. Tapi dasar ADB adalah orang dengan gangguan kecemasan yang berlebih, maka dataglah itu tamu yang tak diundang. Si Serangan Panik yang bikin lemes dan tremor dimana-mana. Fikiran buruk mulai datang. ADB merasakan takut kalau terjadi apa-apa dengan Istri ADB. HUft, perasaan yang sama saat usia kandungan Istri ADB masih awal-awal dulu. ADB yang awalnya PD, brangsur hilang PD itu.
Kalau sekarang bagaiman Bro? Alhamdulillah udah baikan. BIsa dikontrol tapi tidk segampang biasanya. Percaya diri juga belum tumbuh. Saat saat Kepercayaan diri belum tumbuh inilah individu rentan terkena serangan lagi, IMHO biasanya sih gitu Brosis.

At last, apabila ingin benar-benar lepas dari Anxiety Disorder ini, usahakan mencegah Anxiety ini Kambuh Brosis. Hindari kondisi hampir kambuh atau kambuh, sebab sangat sulit mengontrolnya. Ingat, lebih baik mencegah dari pada mengontrol saat kambuh. Hehe (ADB)

Iklan

2 thoughts on “Kambuh, dan Kepercayaan Diri itupun Runtuh

  1. Halo mas ADB. Sy menderita AD sudah dr kecil. Terkadang penyakit ini susah dijelaskan kepada org normal, krn ketika kita mencoba untuk mnjelaskan pasti komentrnya “itu hanya mimpi buruk”, padahal saya rasa itu tidak hnya sekedar mimpi buruk. Susah lah pokoknya dijelasin.
    Dulu, SD hingga SMP sering sekali ketika sy skit demam, AD selalu kmbuh. Tengah malam bhkan siang hari ketika tidur, tb2 terbngun menangis, lari cemas bolak balik gak jelas,seperti dihantui rasa yg sngt2 mnakutkan, sperti ada seorang makhluk besar yg meneror anak yg tak berdaya. Dan ketika bangun, tidak lah lngsung reda, melainkan setiap kita memandang org yg ada didepan, terlihat mereka sperti di pukul oleh sesuatu yg besar (mengerikan). Nah tentang tulisan mas yg soal jng berangan2, sangat2 sering saya lakukan dn itu memicu untuk kambuh. Cerita pas saya masih SMA, ketika selesai berkemah (suatu hal yg sngt mnyenngkan), tetiba dirumah dan merapihkan barang2 usai perkemahan, suasana rumah saat itu sepi senyap tak ada suara. Teringat suasana kemah, tiba2 sy entah knpa menangis dan panik gak terkontrol, lari2 muter bolak balik di dalem rumah smbil nangis, tng kesemutan, dan kacau semuanya. Semenjak saya lulus SMA dan smpe skrg kuliah smster akhir, AD jarang kambuh. Tapi akhir2 ini, muncul lagi dan sangat mnyiksa, entah karna beban skripsi atau apa. Pola tidur saya kacau, lembur skripsi dng kopi smpai subuh. Akhirnya badan drop. Ketika drop otomatis gabisa jalanin skripsi. Nah, sewaktu drop itu lah selalu kebayang2 soal bnyak tanggungan. Kini saya selalu insomnia. Saya paksa untuk tidur awal selalu tidak bisa.
    Terima kasih mas sudah membuat postingan ttg AD ini. Soalnya ketika saya cerita sma teman2, mereka sulit memahami, bahkan di lingkungan saya, cm saya yg ngalamin itu 😦

    1. maaf mas saya baru balas.hari minggu emang saya kususkan buat keluarga. Iya mas, saya dulu juga dari SD, menderita AD. sama persis seperti apa yang saya rasakan mas.cuma berbeda dengan kondisi yang memicu aja. saya juga sering kumat adalah tahun lalu, pas istri saya awal awal hamil. saya hampir tidak kuat dan hampir saja mengakhiri hidup mas. namun sekrang saya bisa mengatasi. bukan berrti AD tak pernah kambuh ya. Gini mas, Anxiety ini sagat berhubungan dengan fikiran. Fikiran yang negatif dapat dengan cepat mengembangkan anxiety nya mas. Terus saran sayamas, hindari kopi mas. Kopi mengandung caffein yg mjustru meningkatkan kinerja jantung. Nah kalao abis mnum kopi dan jantung berdebar-debar, itu juga bisa menimbulkan anxietas dan akan menimbulkan serangan panik. tentu mas pernah kan mengalami serangan panik? yang mas maksud dengan cemas, mondar mandir dikamar, jantung berdebar, perasaan takut, itu semua adalah efek yang dihasilkan oleh serangan panik mas.Usahakan memanage stress, dan makan yang teratur, sebab, kelebihan asam lambung dan maag juga bisa meningkatkan kecemasan. Oke..?? klau ada unek unek lain, silahkan email saja mas ke elreean26@yahoo.com. Insya Allah akan saya bantu sebisa saya dalam memberikan solusi. sebab kalo mas cerita atahu share pada orang yang tidak pernah mengalami, akan sulit bagi mereka untuk memeahami kita. Terima kasih sudah berkunjung mas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s