Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder) dengan Agoraphobia

Halo Bro&Sis sekalian, Bagaimana pagi ini..?? Sudah Olahraga?? Hehehe, ADB belum, kaki masih terasa perih karena lecet. Wah, menyarankan orang lain Olahraga, ADB sendiri gak olah raga. Klo untuk hari ini Belum Brosis. Hehehe..
Tips pagi ini, i yang punya penyakit asam lambung. Naah, ini nih…Penyakit asam lambung tinggi ini, konon menjadi salah satu PEMICU kecemasan Brosis. Hmm, nanti ADB akan bahas di artikel terpisah saja ya. Oke, Bagi yang punya penyakit asam lambung tinggi atau berlebih ini ADB punya tips yang oke supaya tidk kambuh lagi Brosis. Tips yang pertama, Makan jangan banyak-banyak. Kenapa? karena saat produksi asam lambung berlebih, perut anda akan terasa penuh. Jadi, bila diisi makanan yang agak banyak, anda akan merasa kekenyangan. Seolah anda akan merasa sesak dan sulit bernafas. Kedua, 3 jam sekali, perut anda harus diisi Brosis. Supaya lambung tidak memproduksi asam lambung yg berlebih. Tidak harus dengan makan besar, tetapi bisa dengan sekedar nyemil saja. Ketiga, Kunyah makanan yang agak lama. ADB biasa mengunyah makanan hingga 35 kali kunyah. Sebab, ketika kita mengunyah makanan yang agak lama, makanan akan tercampur dengan air liur kita, dan air liur mengandung enzim yang konon bisa mentralkan asam lambung. CMIIW. Jadi, itu beberapa tips pagi ini Brosis. Selamat mencoba.


Brosis sekalian, kita sudah pernah membahas tentang Gangguan Kecemasan, dan saat ini yang ingin ADb jabarkan adalah Gangguan Kecemasan dengan Agoraphobia. Wao, Agoraphobia adalah jenis gangguan kecemasan yang disertai dengan ketakutan berlebih dan penderita tidak dapat menghilangkan ketakutan itu ketika berada di keramaian atau ditempat yang menurut penderitanya asing Brosis. Hhehe, klo penderita dapat menghilangkan ketakutan kan namanya bukan gangguan kecemasan ya..
Individu yang menderita fobia ini kerap memilih rumah sebagai tempat yang paling aman. Atau paling tidak, penderita ini lebih memilih untuk menyendiri. Ambil contoh kasus saat individu menaiki sebuah Bus. Jiah, ini mah pengalaman ADB dlu Brosis, waktu itu ADB memilih bus yang masih kosong dari terminal. Nah, ketika bus berangkat dari terminal, penumpang yang naik semakin banyak Brosis, dan ADB mulai cemas. Entah kenapa, padhal penumpang-penumpang itu sama seperti ADB, manusia maksudnya. Hehehe.. Dan Cemas itu semakin membuat ADB sesak nafas. Nah, saat ADB meliihat seluruh isi Bus, penumpang sudah penuh, ADB merasa itu orang-orang mempunyai niat buruk pada ADB. Padahal ADB sadar bahwa itu hanyalah Suudzon ADB belaka. Nyatanya serangan panik itu muncul. ADB sempat menutup muka dengan tas dan mencoba untuk tertidur Brosis.

Tetapi Serangan panik itu membuat ADB ingin lari dari tempat ADB duduk. ADB mencoba tenang, dengan melihat keluar jendela kaca bus. Saat asyik melihat jendela itu, serangan panik ADB mulai berkurang Brosis, dan, bencana kedua pun datang. Ketika Bis melewati jembatan panjang yang melintasi Bengawan Solo, diperbatasan Jawa Timur ke Jawa Tengah, tiba-tiba fikiran ADB menggambarkan kalau Bis itu jatuh terguling dan terjun bebas ke sungai. Duarrr…!!! Serangan panik itu datang lebih menakutkan, sontak ADB berdir, mengambil tas ADb, dan dengan susah payah berjalan kedepan untuk Turun. Para penumpang bis yang lain seperti aneh melihat sikap ADB, tapi biarin aja, begitu fikir ADB. Setelah turun dan beristirahat sebentar di sebuah pemberhentian bus, ADB agak tenang.

Sebenarnya banyak kasus-kasus lain, seperti seseorang yang mengantre di bank. Ketika melihat pengantere semakin bnyak, dan semakin ramai, dia berusaha keluar dari situ.

Sebenarnya apa sih penyebab yang memicu Agoraphobia ini? Macam macam brosis, tergantung apa yang dialami oleh individu masingmasing. ADB pernah bermimpi, menurut ADB ini lah yang menyebabkan ADB mendapat serangan panik saat berada di dalam bus, atau kereta api. Mimpi ADB itu tepatnya ketika ADB berda di dalam Bus, jadi saat berada dikereta, kecemsan yang datang tidak seberat saat ADB berada didalam BUs. Mimpinya, ketika didalam bus, ADB melihat penumpang yang berada di bus adalah orang-orang yang menyeramkan. Mereka hanya mempunyai satu mata, sebagian lagi membawa kepala mereka,  ada lagi yang menggigit potongan tangan mereka, atau menancapkan linggis di salah satu mata mereka. Dan hasilnya ketika ADB berada dalam bis dengan penumpang penuh, kejadian dalam mimpi seolah terulang kembali, dan akhirnya serangan panik datang.

Nah, bagaimana cara mengobatinya? Selama ini ADB berusaha menghilangkan fikiran dalam mimpi itu, dan ADB mencoba beberapa kali naik kedalam bus yang ramai, untuk sekedar tahu, apakah ADB bisa mengontrol cemas itu, atau kalah oleh kecemasan sehingga serangan panik datang. Beberapa kali ADB coba, ADB gagal. Dan setelah hampir 15 kali mencoba, ADB mulai bisa mengontrol itu. Saat ini, hanya Death Anxiety yang masih sulit ADB kontrol. Berada dalam bis ? ADB sudah merasa nyaman Brosis. Oiya, Terapi Dzikir juga ADB terapkan dikala berusaha mengontrol Agoraphobia ini. Sebab Dzikir sangat menenangkan hati brosis.

Bagaimana? apakah Brosis punya pengalaman yang bisa diceritakan mengenai Agoraphobia ini?? (ADB)

 

 

Iklan

One thought on “Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder) dengan Agoraphobia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s