Counterphobia, paling beda

Pagi Bro&sis..Gimana Kabarnya? Semoga dijauhkan dari Gangguan Kecemasan dan diberi kesehatan selalu. Nah, kita akan membahas salah satu dari ratusan phobia yang menurut ADB paling beda brosis. Namanya adalah COUNTERPHOBIA. Bukan Counterstrike lho brosis..tapi Counterphobia. Oiya, sebelum membahas ini, ADB bukanlah salah seorang penderita Counterphobia ya, jadi kalau ada kata-kata yang keliru atau tidak berkenan, mohon dimaafkan, dan bagi para pembaca yang kebetulan menderita phobia ini, ADB harap berkenan untuk meninggalkan komentar, apa sih yang penderita rasakan? apakah Counterphobia itu sama dengan informasi informasi yang ADB baca.

Nah Brosis, sebenarnya apa sih Counterphobia itu? kenapa di judul ADB bilang kok Counterphobia paling beda? iya Brosis, phobia ini beda menurut ADB, karena umumnya penderita phobia, akan sangat takut dengan hal-hal yang menyebabkan phobia mereka kan? yang takut ular, akan menjauhi bahkan tidak mau sama sekali tahu tentang ular. Yang phobia ketinggian kaya ADB, boro boro naik kekketinggian, cuma naik beberapa anak tangga aja udah gemeter. Hehehe.. Bagi penderita Counterphobia, ketakutan mereka akan diikuti oleh keinginan unuk melawan rasa takut itu. Atau malah bahkan, mereka sangat menyukai hal-hal yang menakutkan mereka. Nah loh? ADB baru ingat Brosis, ada seseorang yang bertanya pada ADB di Sosial Media, bahwa dia cenderung tidak berkeinginan untuk menmui siapapun, dia malas keluar rumah dan membenci keramaian, dan satu hal lagi yang bikin ADB kaget, orang ini bilang, kenapa ya, kok malah justru mengharapkan bencana datang. Dia menkuti bencana itu, tapi malah mengaharapkan bencana itu datang. Dia juga merasa aneh Brosis, kenapa kok berkeinginan seperti itu.
Menurut ADB, phobia ini kadang berbahaya dan fatal sekali. Ini bayangan ADB aja nih,  ada seseorang yang takut akan ular, lalu karena dia menderita Counterphobia, orang itu akan menykai hal-hal yang berhubungan dengan ular. Nah..iya kalau ular kecil yang tidak berbisa brosis, fine-fine aja. Kalau ularnya berbisa dan besar, lalu dia mendekatinya, memegangnya tanpa membawa yang ahli atau pawang ular, dieng…jadi apa coba Brosis? ADB semakin ngeri kalau ada penderita yang takut sama buaya…waduuhhh…

Nah, kerap kali penderita Counterphobia ini terjebak diantara “melawan” atau “menyerah” Brosis. Saat mereka takut akan buaya, lalu mendekati buaya, dan menyukai hal-hal akan buaya, nah kadang mereka akan ketakutan lagi saat benar-benar melihat buaya. Ia bingung, melawan rasa takut ini, atau menyerah dan menjauhi buaya itu. Ehmm..ini menurut info yang ADB baca Brosis..tapi udah diganti kasus. Ada kasus lain dimana seornag yang menakuti ketinggian, karena menderita Counterphobia, dia akan memanjat gedung yang menurutnya tinggi, lalu mencoba menuruninya. Bukan niat bunuh diri sih, tapi kalo gitu ya efeknya sama bisa jatuh. Iya kan? Fatal ini phobia Brosis.

So, Counterphobia? sangat berbeda dengan phobia-phobia lainya. Dan bisa sangat fatal Brosis. Atlast, apabila ada kesalahan kata dan tulisan, ADB mohon maaf yang sebsar-besarnya. (ADB)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s