Terapi 1 : Terapi Perilaku Dan Terapi Kognitif

Kita mulai pada artikel TERAPI untuk mengurangi gejala-gejala Gangguan Kecemasan Kita Brosis. Kita awali dengan Terapi Perilaku ya Brosis. Sebelum kita membahas apa sih terapi perilaku itu, maka ada baiknya kita ketahui bersama, PERILAKU itu sendiri apa? berikut adalah gambarannya :

GAMBARAN PERILAKU

Perilaku adalah respon yang timbul secara eksternal, dipengaruhi oleh stimulus lingkungan dan dapat dikontrol secara primer oleh konsekuensinya Perilaku dapat diamati, diukur, dan dicatat oleh diri sendiri maupun orang lain. Observasi yang bersifat subyektif dilakukan diri sendiri dan observasi yang bersifat obyektif dilakukan orang lain. www.artikelkedokteran.com

Terapi ini memfokuskan pada memodifikasi dan mendapatkan kontrol atas perilaku yang tidak diinginkan. Nah seperti Brosis tahu, kerap kali saat gangguan kecemasan datang menyerang, seperti negara api…eits, opo iki? negara api? hahaha..intermezo sedikit lah. Saat gangguan kecemasan muncul, kita akan merasa seluruh tubh tidak merasa enak kan? kesemutan, berdebar, pusing dll. Kadang pula perilaku kita menjadi susah terkontrol…merasa ingin lari, panik dan ingin berteriak sekencang-kencangnya. Nah dengan terapi ini, akan diajarkan bagaimana mengontrol perilaku kita saat kita sedang terkena Gangguan Kecemasan Brosis.

Lanjut ke Terapi KOGNITIF Brosis, mula-mula kita kupas dulu, apa itu kognitif.

yaitu adalah Potensi Intelektual yang mencakup Pengetahuan, Pemahaman, Penerapan, Analisa, Sintesa, hingga evaluasi untuk mengembangkan kemampuan rasional. papierppeint.wordpress.com

kita selalu meyakini hal-hal yang diluar rasional saat terserang Gangguan Kecemasan.Nah, fungsi terapi Kognitif ini yaitu untuk mengoreksi apa yang diyakini saat kita terserang Gangguan Kecemasan Brosis. contoh nih, bagi yang menderita DEATH ANXIETY, selalu saja mencemaskan akan kematian, dikit-dikit dihubungkan dengan kematian. Seperti setelah bermimpi ini, maka itu tandanya dia akan mati, dsb. Nah, diharapkan dengan terapi kognitif ini, penderita dapat mengenali kecacatan logis dalam fikiran penderita, dan membantu penderita untuk melihat keadaan secara rasional. Dengan demikian, penderita dapat belajar menguasai fikiran-fikiran yang tidak benar sehingga bisa mengontrol keadaan yang memicu datangnya kecemasan.

(Bersambung)

Iklan

3 thoughts on “Terapi 1 : Terapi Perilaku Dan Terapi Kognitif

  1. Ini terapi contoh penerapan dlm kehidupan sehari hari gmn ya? Isi artikelnya full teori, alangkah lebih bermanfaat kl dilengkapi dengan contoh penerapannya

  2. Ini terapi contoh penerapan dlm kehidupan sehari hari gmn ya? Isi artikelnya full teori, alangkah lebih bermanfaat kl dilengkapi dengan contoh penerapannya, tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s