Terapi 3 : Terapi Religi

Dan selanjutnya, kita masuk ke pembahasan soal TERAPI RELIGI. Terapi ini yang ADB lakukan untuk berusaha sembuh atau paling tidak mengurangi dan mengontrol Anxiety Disorder Brosis. Biasanya, terapi religi ini memang harus dilakukan dengan orang yang benar-benar ahli Brosis. Namun, ADB mencoba untuk melakkukanya sendiri, dan bertanya kepada Guru saat mentok dan tidak bisa melakukanya sendirian. Nah di Bagian ini, akan coba beber beberapa cara ADB melakukan Terapi ini. Kalau anda lebih merasa nyaman dengan seorang ahli agama, dalam hal ini muslim,karena ADB muslim,  maka jangan ragu untuk share dengan beliau beliau yang memang ahli Brosis. Disana anda akan mendapat nasihat-nasihat yang akan sangat membantu anda. Kebanyakan terapi religi ini bahkan akan membuat anda merasa lebih tenang.

Saat awal kali ADB datang ke guru ADB, setelah sekian lama tidak sowan ke padepokan beliau, Hahaha, padepokan.. ( terima kasih saya ucapkan kepada guru ADB sejak kecil, Abah Moch. Makhin Sukarji) oke, kembali ke padepokan, eh salah, surau abah ADB ya. Awal kali datang kesana, karena beliau sudah tahu ADB mengidap Anxiety sejak dahulu kala, maka PR pertama yang diberikan pada ADB adalah puasa senin dan kamis Brosis.  Awalnya berat sekali ADB melaksanakannya, dan hanya bertahan dua senin dan satu kamis saja, dengan kata lain 2 minggu saja tidak nutut puasanya. Dan alhasil, gangguan kecemasan itu masih kerap datang. Lalu ADB sowan lagi ke surau Abah, dan setelah ADB dimarahi, karena malas berpuasa senin kamis. Lalu dapat ilmu lagi, yaitu amalkan Ayat Kursi setiap habis maghrib sebanyak 41 kali.

Kali ini amalan itu ADB terapkan. Hampir setiap maghrib ADB menerapkan ajaran Abah. Dan ADB mencoba menerapi sendiri dengan tambahan Dzikrullah disetiaap saat. Kecuali klo pas dikamar mandi lho brosis. Haha. Dzkir apa aja sih yang ADB baca dan amalkan..??

– Subhanallah, Walhamdulillah, Walaaila ha ilallahu, wallahuakbar.Ini dia Brosis. Bahkan setelah 4 bulan tidak kambuh ini pun ADB tetap menerapi diri dengan ini. Oiya, Abah berpesan,

istiqomah adalah kunci keberhasilan. Jadi semua aspek agama harus kamu tunaikan. Sholatnya harus lengkap, yang sudah lengkap diperkhusu’ lagi. Setelah itu, Tahajjud juga bisa buat hati tenang. Wirid jangan sebentar. Yang lama. Kalau mengantuk, sholat tahajjud lagi, setelah itu wirid lagi. Poso jangan lupa, senin kamis. Shodaqoh yang rutin. kalau bisa, banyak ikhlas. Jangan sedikit tapi nggrundel. Dan yang bisa membuatmu sembuh adalah kemauanmu untuk sembuh.

Dieng, ini nih, kata yang sangat membuat ADB semangat Brosis, kemauan untk sembuh adalah jalanmu untuk sembuh. Dan alhamdulillah, setengah tahun ADB jalankan, 3 bulan setelahnya Anxiety disorder hampir hilang. Hingga kini, alhamdulillah 4 bulan ADB jarang mengalami kambuh. Kalaupun akan kambuh, bisa dengan mudah ADB kontrol. So? gimana dengan TErapi Religi ini? bisa BRosis contoh dari apa yang ADB tunaikan, atau Brosis bisa mempunyai cara yang lbih istimewa. Share ya Brosis.
Oia, bagi yang selain muslim, ADB pernah sharing dengan Teman sekantor ADB, beliau sudah ADB anggap sebagai Bapak dikantor ADB. Beliau bernama Bapak Sam. Beliau sekarang berusia 67 tahun, dan beliau masih segar bugar. Alhamdulillah. Beliau seorang Katholik. ADB bertanya kepada beliau, “gimana pak, kalau sampean tegang dan merasa panik? apa yang pak Sam lakukan? jawab beliau, aq rutinkan berdo’a kepada tuhan diwaktu sebelum tidur, dan setiap saat berdoa dalam hati sampai hati saya damai dan tenang”.  Nah Brosis, intinya penenang hati adalah Berdo’a sampai hati tenang dan damai. Jangan berhenti sampai tenang. Begitu menurut Pak Sam.

Atlast, jikalau ada hal-hal dan kata-kata yang kurang berkenan, ADB mohon maaf. Semoga bisa membantu Brosis. (ADB)

Iklan

2 thoughts on “Terapi 3 : Terapi Religi

  1. Aku juga mau mulai ikutan terapi agama ahhhh, rencananya mau belajar tentang tauhid, tawakal dan iklas, mungkin aku main2 ke darut tauhid

    Eh iya… Kita blm kenalan nih… Kenalin nama aku ika…lg berusaha nyembuhin anxie….

    Mau curhat nih adb… Boleh kan? Hehe
    Gini aku lg nyari cara nih supaya bisa tenang kl ada dikantor, soalnya kl lg di kantor dan ada tekanan, ditegur atasan bawaannya cemas, pengen buru2 plg ke rumah atau ke toilet buat nenangin diri. Then, aku punya kekhawatiran takut di benci orang lain, takut ditinggalkan, takut dinilai negatif sama org lain, terus gimana ya cara membangitkan semangat lagi? Sejak kena anxie, hobby udah ga menarik lg …. Cita2 rasanya jauuuhh bgt untuk dikejar…huaaaa….ehmmmm ada ide ga gimana cara ngatasinnya?Mungkin adb bisa sharing hehe…. Btw kayaknya adb pencinta motor yaaaa…. Have fun deh buat hobi motornya

    1. hehehe…salam kenal Mbak. Maaf telat nih balesnya. Sebelumnya boleh saya tanya sesuatu? apa dlu pernah mengalami hal yang sangat tidak mengenakkan didepan umum, atau pernah takut kelua dari rumah Mbak..?? yang diutarakan itu sama persis saat pertama kali saya kerja dikantor. Perasaan takut dan was was, apalagi sama atasan. Saya ada tips kecil nih, tapi gampang dilakukan kok. coba ketika sudah duduk mejanya, relaksasi dulu. usahakan datang agak pagi. Nah pas relaksasi itu, isikan fikiran dengan hal-hal yang positif. Seperti contoh, “saya akan tenang mulai sekarang hingga jam kerja usai. Bos juga manusia, teman-teman juga manusia, maka tak ada yang perlu kucemaskan”. atau contoh lain, ” Saya akan bekerja dengan benar, kalau masih ditegurpun, toh saya bekerja dengan benar.” dan masih banyak hal-hal positif lainya. Nah selesai relaksasi, ingat-ingat lagi tujuan anda bekerja. Ini adalah senjata anda kalau-kalau tiba-tiba terkena serangan cemas. Oiya, saya biasa keluar kantor sebentar untuk sekedar menjemur diri dibwah sinar matahari, walupun bikin keringetan tapi sensasi anxie hilang mbak. Mungkin bisa dicoba. Nanti ADB bikinin artikel khusus deh yg lebih mendetail.Klo soal hobi motor, sebenernya enggak juga, cuma seneng aja sama motor yang cepat. Hehehe. Terima Kasih sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s