Yang Terpenting adalah Kemauan Diri untuk Sembuh

Dulu awal kali ADB terkena penyakit ini,dimasa fikiran sudah mulai mengerti apa itu hidup, (ADB menderita Gangguan Kecemasan sejak SD) yang ADB sebut sebagai syndrome kematian, karena ADB blum tahu apapun mengenai Anxiety disorder, terlebih lagi yang ADB rasakan perasaan ajal yang semakin dekat, ADB berfikir bahwa penyakit ini tidak akan sembuh. Kenapa? karena ADB merasa sendiri. ADB merasa penyakit ini adalah langka, dan tidak ada seorang lain pun yang menderita penyakit ini, kecuali hanya ADB. Nah, waktu itu  ADB belum mengetahui ternyata bibi ADB juga pernah menderita penyakit yang sama dan sudah sembuh total.

Apa yang anda rasakan saat ini Brosis, ketika Gangguan kecemasan semakin merajalela dan tidak membiarkan anda sekalian memikirkan hal-hal yang positif barang sekelumit ingatan saja? Sama. ADB pun merasa demikian. Semua terasa berhenti. Seperti tidak ada lagi masa depan utuk kita. ADB sampai malas menunaikan ibadah ibadah yang disarankan oleh Abah. Bahkan untuk melakukan yang wajib pun rasanya sangat berat. Tiap hari hanya melamun saja dikamar. Tidak ada hasrat untuk pergi kemanapun. Padahal dengan melamun, fikiran-fikiran negatif yang kita cemasakan akan semakin mudah menguasai kita.

Sampai suatu saat ADB brmimpi, serasa ADB kembali ke masa SMA, di SMA ADB, ada lorong yang dimana terletak sekitar 4 kelas, lorong itu menghubungkan jalan masuk dari gerbang, ke masjid SMA. Kelas ADB terletak dipa;ing ujung lorong, dekat dengan masjid. Dalam mimpi itu Brosis, ADB seolah bercanda dengan teman-teman ADB, dan saat akan berjalan kelorong, Lorong itu menjadi sangat terang. Seolah ADB berjalan melintasi dimensi lain. Jiah….Dimensi lain katanya. Hahaha…

Nah, ADB berjalan ke lorong itu, semakin terang hingga semua terang dan hanya hamparan warna putih saja, lalu semua gelap saat ADB merasa tak bisa menggerakkan badan. Seluruh tubuh seperti tak bergerak Brosis, padahal ADB sudah terbangun dari tidur. Sekarang ADB tahu, bahwa itu adalah Sleep Paralysis. IYa, sensasi seperti ditindih oleh makhluk lain pun terasa, saat ADB melihat wanita menyengir tepat diatas badan ADB, dan ADB tidak mau seperti itu terus. ADB berontak hingga saat benar-benar tersadar, ADB dalam posisi duduk. Keringat bercucuran, dan jantung berdebar keras. Apakah aq akan berakhir sekarang? Fikiran benar-benar kalut, hingg serangan panik datang.

Saat ADB ceritkan ke Abah, beliau hanya tertawa. Lalu beliau bertanya, akan seperti apa kalau kamu tidak berontak? dan ADB terdiam saja. hanya diam saja. Sampai dirumah ADB kembali mengulang memory mimpi itu. Sempat lupa awalnya, tapi yang teringat jelas adalah saat terkena Sleep paralysis. Tiba-tiba serangan panik datang lagi, dan sekelibat ADB berfikir, bahwa ADB harus berontak. Iya berontak. Kata-kata ABah membuat ADB sadar, semalam saat Sleep paralysis ADB berontak sehingga bisa lepas. Kalo terkena penyakit ANxietas ini, ADB juga harus berontak supaya bisa lepas dan sembuh.

Akhirnya setelah mengumpulkan keyakinan, dan semngat untuk sembuh, dengan kemauan keras tidak mw ketakutab terhadap kematian lagi, tidakmau bermimpi aneh lagi, ADB , mulai sadar dan mulai menunaikan ibadah yang disarankan Abah. Mulai puasa sunnah, sholat-sholat sunnah, berdzikir setiap saat, dan berusaha meninggalkan fikiran-fikiran yang negatif. Butuh waktu bertahun-tahun bagi ADB sampai alhamdulillah akhir bulan Novmber 2013 kemaren hingga sekraang, sudah mulai mudah mengontrol kecemasan.

Intinya Brosis, Kemauan diri sendiri untuk sembuh, adalah yang terpenting. Kalau sudah ada kemauan untuk sembuh, maka apa yang anda lakukan akan terfokus kepada jalan untuk membuat anda sembuh. Jadi kuatkanlah dan mantapkanlah diri anda, memang sulit awalnya Brosis, tapi anda pasti bisa sembuh. Kuatkanlah kemauan anda untuk sembuh, berdo;a dan berusaha untuk sembuh, maka anda akan sembuh, dan paling tidakm anda akan mudah mengontrol kecemasan anda(ADB)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s