Percayalah sobat, suasana hati sangat berperan dalam menyembuhkan Anxiety Kesayanganmu.

Ini adalah pengalaman ADB sendiri. Event terdekat kemaren adalah momen kelahiran putri ADB brosis, dimana kalau kita mendengar kata “melahirkan”, fikiran kita akan langsung tertuju pada kata ” perjuangan hidup mati “. Nah, kata keramat bagi ADB yang menderita Death anxiety, ya itu..Mati. Selama istri ADB mengandung, tepatnya diawal masa kehamilan, anxiety ADB sering sekali muncul. Sehari bisa hingga 3 kali serangan panik datang brosis. Penyebabnya? tentu saja sangat kuatir akan bagaimana jadinya istri dan anak ADB nanti. Kwatir bagaimana persalinanya nanti. Takut dengan kondisi kesehatan istri dan anak. Dan masih bnyak lagi yag muncul dalam fikiran ADB. Namun seminggu yang lalu, tepatnya tgl 25 Mei, ADB harus menghadapi itu semua. Yah, sebuah persalinan. Yang ditakuti, dan yang sangat ditunggu.

Masih jelas terbayang dalam benak ADB  12 jam yang tak akan terlupakan. Bagaimana mimik wajah kesakitan istri ADB, berdzikir lirih dan sangat payah. Hingga makan pun tidak mau. sampai ADB paksa untuk makan, supaya bisa kuat saat melahirkan. Saat itu jantung ADB sudah berdegup kencang dengan serangan panik yg membuat ADB merasa akan mati. Sensasi itu selalu datang, saat ADB melihat istri kesakitan diwaktu kontraksi.
Fikiran langsung lari kemana-mana. Dan parahnya, selalu fikiran negatif Brosis. Gimana kalau ini, gimana kalau gitu, dan sembarang kalir.
Tiba saatnya bukaan sudah sempurna, badan ADB sangat lemas, istri ADB sempat bilang, kalau tidak kuat, keluar saja. Tunggu diluar. Dan ADB bilang TIDAK..!! Saat istri akan mempertaruhkan nyawa saat melahirkan, ADB harus kalahkan Anxiety ini. Dan ADB paham, istri ADB sangat ingin ditunggui oleh ADB.

Proses ngejan pertama gagal, karena menurut dokter, istri ADB salah dalam mengejan. Jantung semakin dag dig dug. Puncaknya yaitu saat istri ADB terlalu lama mengejan, namun bayi belum kunjung terlihat..dan istri ADB seolah lupa bernfas..lalu ADB sentil wajahnya, barulah isri ADB tersadar dan bernafas kembali. Dan setelah satu jam setengah istri ADB berjuang, lahirlah putri ADB. Tanpa terasa ADB menangis. Lalu mencium istri ADB, bisa dibyangkan bukan? betapa bahagianya. Saat itu badan ADB lemas, kesemutan sudah hampir disleruh badan. Pusing. Begitu melihat putri ADB, rasanya senang, lalu seolah anxiety itu berangsur hilang.

Dari sini ADB bisa menyimpulkan..suasana hati yang senang memang benar adanya, sangat berperan penting dalam memerangi, menekan, atau bahkan menyembuhkan anxiety anda. Jadi berupayalah untuk selalu hidup senang. Walau dalam keadaan sulit, sebisa mungkin kontrol stress anda. Namun perlu ADB ingatkan sekali lagi, itu bukanlah hal yang gampang Brosis. Mengatur suasana hati untuk senang disaat cemas itu susah. Kecuali ada suatu hal yang memang membuat kita senang. Itu akan sangat membantu menghilangkan panik dan kecemasan.

Atlast, semoga bisa membantu brosis sekalian dari sekelumit contoh ini , sekali lagi ADB ingatkan, kontrol stress, jangan terlalu menjudge diri sendiri akan suatu penyakit, usahakan selalu senang, usahakan hati selalu tenang. Dzikir dan do’a adalah salah satu cara menenangkan hati yang sejauh ini sangat mujarab. (ADB)

10359522_776206925743738_6293983439409532308_n
Meet ADB’s Daughter : Qinara Putri Aldevina 😀
Iklan

Ini Dia, bukan Prototype, tapi R25 versi Racing..!!!

Sudah lama ADB tidak menulis artikel brosis, baik tentang editan Roda 2 ataupun Anxiety Disorder. Sebab lagi seneng2nya atas kelahiran putri pertama ADB. Yups, putri pertama berarti akan ada anak-anak ADB yang akan lahir selanjutnya.

JAdi gini Brosis, untuk urusan Body, R25 ini emang udah keren abis kan. Sapa sih yang gak tahu. Mungkin cuma anak ADB aja yg gak tahu. ya iyalah orang masih berusia beberapa hari. Hehe. Nah saat lihat2 gambar R15 versi racing, gak tahu kenapa terbersit aja gambar R25 yang versi racing. Langsung deh gerakan tangan cari source yang hires tuh. Setelah ketemu ( Trims Moto7..:), mulai deh hapus spion, stripping asli, dan turunin posisi Stang. Yang terpenting adalah, hilangnya headlamp dual keen yang katanya adalah headlamp predator itu. Namanya juga racing. Gak perlu kan yg namanya headlmap. Oke Chec it out BroSis..

R25-b
knalpot akrapovic aja ya..:)

Dan silahkan disedot Brosis. ADB mau ngudang anak dulu. Hehehe.. semoga bermanfaat 🙂 (ADB)

Agak Nunduk, Lebih laki. Warna hitam itu kelam

Seperti kita semua tahu Brosis, YZF R25 Punya headlamp yang garang layaknya predator ditengah Blue Ocean..Hahaha..Ngawur. Lha piye wong katanya mirip Hiu..Hiu kan dilautan biru. 😀

Hanya saja, posisi fairing agak mendongak keatas, keren klo sedang dinaikin si empunya motor, tapi terlihta lucu klo Motor diparkir. Lampu depan seperti mendongak keatas. IMHO. ADB paling demen sama headlampnya. Keren Brosis.

predator-black (1)
ndangak 😀

Overall sih keren..cuma itu aja yang agak ndangak bikin kelihatan gimana gitu..Hiunya seperti mulet keatas. Dan atas dasar itulah ADB modif R25 ini. Dapet foto dari Bro Aripitstop. Tanya dari Motoblast dapet source bagus darimana. Hahaha..Check it out Brosis..

BLACK-PREDATOR-1
Nunduk, Merah.

Fairing depan sudah nunduk, buritan sudah nungging, dan agak pendek. Nah laki banget kan ini. Visor dilepas. Dan ada spakbor kolong tuh diatas ban belakang. Hehehe. Sesuatu yang minus di YZF R25 sebab tidak ada spakbor kolong kalo Brosis beli R25. Hehehe. Coba bandingkan dengan R25 yang asli..So, hitam merah memang misterius. Eits, tapi tunggu dulu, masih ada satu editan lagi brosis.

BLACK-PREDATOR2

 

Gimana Brosis..?? semoga bisa jadi inspirasi yang baik ya. Silahkan sedot kalo emang mau nyedot. Bwakakaka.:) (ADB)

Predator Dual Keen Headlamps, Its PICCOLO’s eyes..!!

 

1549384_561754403941988_5876271308490737416_n
Si Garang dan Si tampan

Akhirnya Ninja punya lawan Baru. Yup, The Baby M1, YZF R25, tampil juga dengan dual Keen Eyes. Ibaratnya Ninja adalah seorang yg punya tatapan tajam, namun ingin sekali menunjukkan betapa ganteng dan keren dirinya itu. Sementara R25, sama sekali tidak ingin menunjukan sisi tampan dirinya, hanya kesan garang dan kereng yang ada. R25 emang bukan pesolek. Hehehe.
Bicara soal Wajah R25 ini brosis, ADB kok jadi teringat akan salah satu tokoh kartun favorit ADB di masa yang telah lampau. Mulai bentuk ” mata”, hingga “alisnya”. Hehehe…coba perhatikan gambar dibawah ini :
Piccoro

Coba perhatikan bentuk mata Raja Iblis Piccolo ini. Bentuk yang sama persis. Kejam, garang, dan tanpa ampun. Hehehe. Son Goku kecil bahkan harus susah payah untuk menglahkanya. Dan Piccolo sangat mirip bentuk matanya dengan Si Predator R25.

10250283_703261939735021_1232807936487674196_n
Predator

nah..mirip kan? persis kan,,? bentuk matanya lho ya…jadi mungkin predator kurang cocok disematkan pad R25..lha terus apa yg cocok lho?  Si mata Piccolo mungkin cocok Brosis. Hahahahha

 

Bingung..!! Modif New Megapro FI, kok jadi gimana gitu..@-@

Yoo Brosis, biasanya nih ya, kalau seseorang mendesign atau bikin renderan, atau nyeket, pasti sudah ada dalam benaknya ya kan..?? Jadi hasilnya pasti bagus..

Nah inii modif Si Megapro..kok jadi  aneh ya Menurut ADB..? Tapi berhubung ADB suka warna putih…jadi tetep terlihat bright tuh 2 megapro Ini..Hahaha..
Check it out..

Yg pertama, terinspirasi dari livery Castrol Honda dengan warna Hijau dan merah. Dengan dasar warna putih…OIya, Megapro Ini ADB sunat buntut belakangnya, spakbor belakang dan stoplamp hilang..Gak tahu siapa yang ngambil…hehehe

Megapro-EDITED-2
Knalpot kepanjangen..gak bisa ngilangin..hahaha

Terus yg ini yg ADB suka..Warna HRC selalu menjadi warna yg Fresh…Dasar putih memang bikin terang Brosis. Iya nggak?

Megapro-EDITED

 

Tapi walaupun warna Bright, klo model Megapro jadi aneh gini..hmmm..ADB koplak, jelek gini kok dibuat artikel…hahaha…namanya juga belajar Brosis…Atlast, silahkan dibongkar dan dicorat coret…semoga bermanfaat (ADB)

Seri Terapi : Flooding

Flooding  adalah suatu bentuk dari terapi  dimana subjek dihadapkan pada stimulus pembangkit kecemasan tingkat tinggi baik melalui imajinasi ataupun situasi actuali. Sekedar mengingatkan brosis, apa sih Terapi Flooding itu. Nah, saat ini salah satu kecemasan yang masih ADB derita adalah, Death Anxiety. Cemas akan ” itu”. Ya Death itu sendiri. Jadi inti dari teknik terapi flooding ini yaitu, menghadirkan suasana yang paling kita takuti, baik itu mengimajinasikannya, ataupun secara nyata, dan kita harus benar-benar menghadapinya sendiri. Namun tergantung situasi dan kondisi juga brosis.

Nah, seri terapi ini adalah terapi yang telah dan sedang ADB coba lakukan agar ADB bisa mengontrol gangguan kecemasan yang berlebihan ini, syukur syukur bisa menghilangkan gangguan kecemasan ini selamanya.

Flooding pertama yang ADB lakukan adalah mencoba berta’ziah saat ada tetangga atau bukan tetangga yang telah dipanggil Oleh sang Khalik. Entah cuma ADB yang merasakanya atau tidak, tapi saat berada di sekitar rumah Duka, hawa atau suasana distu juga membuat ADB tidak enak. Entah ini efek anxietasnya atau apa, yang jelas hawanya benar2 tidak enak. Pertama kali kena ini, ADB anti dengan yang namanya ta’ziah, atau melihat film horror, atau apapun yg berhubungan dengan Death. Namun demi kesembuhan, ADB memilih mencoba salah satu dari sekian banyak teknik terapi kecemasan ini Brosis.

Lanjut ya, suasana tidak enak pada sekitar rumah duka ini membuat ADB gemetar pada akhirnya brosis. Tentu saja brosis sekalian sudah pernah merasakanya bukan? saat gejala kecemasan datang. Nah dari situ cobalah untuk berdiam sambil berdoa, disekitar rumah duka atau didekat si mayit. ADB pernah mencobanya, namun gagal brosis. ADB ketakutan setengah mati. Saat melihat si mayit, yang memang adalah bibi dari Ibu ADB sendiri, tiba-tiba ADB membayangkan bagaimana jika ADB yang mengalami ini? Duarrr….jantung seperti meledak brosis, akhirnya ADB ijin kepada tuan rumah dan pergi meninggalkan lokasi.

Beberapa bulan kemudian, ADB berfikir lebih dalam lagi, sebab Flooding dengan cara datang langsung melihat jenasah, telalu berat bagi ADB. Pikir ADB, harus ada tingkatan yg rendah dulu. Lalu timbulah ide untuk memainkan game atau melihat film horror dahulu, sebagai stimulus yang ringan. Hehehe.

Game yang ADB coba mainkan adalah game keren dan terkenal, Resident Evil. Brosis pernah dengar..?? atau mencoba memainkannya langsung? Dulu jaman SMP, ADB sangat suka main game ini, dan sempat membuat Anxiety ADB kumat, karena pernah bermimpi seperti yang ada didalam game itu. Resident evil adalah game keren yang bergenre survival horror. Musuhnya? mengalahkan zombie dan makhluk mutasi lainnya. Nah, seri Resident Evil (RE) yang ADB mainkan adlah RE Revelations, tokoh utama favorit ADB nih. Jill Valentine. 😀

resident_evil_5_conceptart_x6zcK
Jill Valentine

Nah brosis, awal mula memainkan game ini, ADB agak kagok, dan jantung mulai berdebar-debar. Yap, fikiran buruk selalu menghantui. Seperti, bagaimana kalau ADB di kondisi yang sama dalam game, di sebuah kapal pesiar yang kosong dan hanya dipenuhi zombie haus darah? tangan pun gemetar. Jadi ADB menjalankan karakter game dengan pelan. Takut kalau ada zombi muncul. PAdahal itu cuma game. Hehehe. Setelah setengah jam bermain, jantung berdebar dan lemas semakin menjadi. Akhirnya ADB putuskan berhenti dulu mainnya.

Esoknya dan hingga seminggu bermain game itu, sudah ada peningkatan brosis. ADB sudah biasa menghadapi zombie dan makhluk “welek” (jelek,red) itu. Malah ada rasa jengkel dihati, sebab nih makhluk mutant muncul tiada habisnya. Jadi deh dilawan sampai peluru habis. Saat ini, ADB mulai ketagihan memainkan game ini. Hehehe, sepertinya tahap pertama ADB melakukan Flooding sukses. Dan ADB bersiap untuk memainkan game horror lainya, namun dengan judul yang sama. Kan banyak serinya brosis.

Perumpamaan yang bisa ADB petik adalah, saat ADB memainkan game itu dan menghadapi mutant-mutant, ADB anggap mutant itu adalah Anxietas yang sangat mengganggu ADB. Dan harus dibinasakan. ADB tanamkan fikiran itu berulang-ulang dalam benak ADB. Jadi ADB ketagihan tuh nembak-nembak mutant itu. Selanjutnya ADB akan mencoba nonton film horror yang paling serem. Brosis ada saran film apa yang mesti ADB tonton..??

Jadi, mungkin cara ADB ini bisa dijadikan cara jitu bagi brosis sekalian yang ingin mencoba teknik flooding. Lalu selanjutnya bisa meningkatkan stimulus agar akhirnya tubuh kita bisa mengontrol rasa takut yang membuat kita cemas.

Nah, gimana brosis..??? ada yg tertarik mau coba? Semoga bermanfaat brosis. (ADB)

Death Anxiety : Bukan definisi, tapi yang dirasakan.

ALhamdulillah, ADB terus saja mengulang ucapan itu dalam hati. Setiap saat. Bagaimana tidak? insya Allah dalam 3 minggu ini, anak ADB akan lahir. Gembira. Tentu saja. Namun bukan Anxiety namanya kalo dia tidak menyerang dalam kondisi dan situasi apapun. Yah, Kecemasan ini selalu menghantui. Tentang apa? Death anxiety. Sebenarnya bukan diri ADB yang ADB cemaskan saat ini. Tetapi orang tua ADB, dan tentu saja mertua juga. Kenapa? Saat dulu ADB telah menikah, mereka berharap ADB bisa langsung dikaruniai momongan. Setiap hari mereka tanyakan. Bagaimana hasilnya, bagiamana kondisinya dll. Dan kini, setelah setahun menikah, alhamdulillah istri ADB mengandung. Dan Insya Allah dalam bulan ini istri ADB melahirkan anak kami. Yang ADB cemaskan adalah, dengan bertambahnya anggota keluarga baru, dan dengan semakin besarnya anak ADB nanti, umur mereka akan semakin berkurang. Dalam benak ADB selalu penasaran, tidakkah ayah dan ibu kawatir dengan umur mereka? Mereka terlihat bahagia saat mendengar kabar istri ADB hamil. Mereka tidak sabar ingin segera menggendong cucu pertama mereka.

Namun ADB cemas akan mereka. Hadirnya seorang cucu berarti ayah dan ibu semakin tua. Mereka akan dipanggil kakek dan nenek. Inilah yang ADB takutkan brosis. Walaupun memang begitulah hidup. Tapi ADB sangat mencemaskan itu. Inilah death anxiety, yang selalu mengganggu ADB. ADB sangat takut kehilangan ayah dan ibu.

Karena ADB adalah orang yang gengsi. entah kenapa bisa begitu, tapi sekedar bilang sayang ke ibu atau ayah saja, ADB  berat rasanya. Padahal ADB selalu “ngeman” mereka. Apalagi sang ayah, yang sejak beliau masih berumur 7 tahun, sudah harus kehilangan ayahnya. Benar, ADB belum pernah melihat kakek ADB yang dari ayah secara langsung. Hanya dari foto yang sudah usang. Jadi sejak kecil, ayah ADB harus bekerja demi membantu nenek ADB juga untuk menghidupi 3 orang adik dari ayah ADB. Kalau mengingat itu semua, ADB kasihan sampai saat ini ayah ADB masih harus bekerja. ADB fikir ayah mungkin merasa lelah, karena sejak kecil beliau sudah harus akrab dengan yang namanya banting tulang. Lain cerita dengan ibu ADB. Wanita hebat ini sejak kecil pun harus berpisah dengan ibundanya. Dikarenakan kakek ADB yang memilih bercerai dengan ibu kandung ibu ADB. Jadilah ibu ADB ini hiudp dengan ibu tiri. Kalau baik tidak mengapa. Namun ibu tiri ibu ADB ini sangat jahat pada ibu ADB.

Kini, baik kakek ataupun nenek ADB dari ibu, semua telah meninggal. Baik itu ibu kandung dari IBU ADB, ataupun ibu tirinya. Dan yang masih ADB miliki adalah ibu kandung ayah ADB. Beliau alhamdulillah masih sehat. Dengan umur yang tentunya sudah sepuh, beliau masih bisa berjalan dengan tegak.

Mungkin kecemasan ADB ini aneh, karena sebagai manusia, lumrahnya adalah memang menunggu yang namanya mati. benar bukan..?? tapi inilah death anxiety, terlalu berlebihan mencemaskan kematian. Entah itu diri sendiri, ataupun orang lain..hidup seperti terganggu. Rasanya? ini gila brosis. Klo teringat itu seperti ingin memutar waktu saja. Andai saja bisa, namun itu hanya berandai andai. Bagaiamna dengan brosis sekalian..?? (ADB)