Anxietas itu parasit

Sabtu siang Brosis. Weekend ada rencana apa nih? Hehehe. Sudah lama tidak menulis tentang anxietas. Sebab jagad blog motor lagi heboh Brosis, rame-ramenya kelahiran Kawasaki Z 250SL. Sama Spyshoot photo YZF R25. Eh ADB koplak, ngapain kamu malah bahas motor?? Hahaha, maaf maaf Brosis. Kelepasan.

Okeh, Brosis tahu kan apa itu parasit? dia mengambil segala keuntungan dari makhluk yang menjadi inangnya. Mengambil kebebasan inangnya, memakan jatah makannya, bahkan membuat inangnya mati. Sangat berbahaya bukan ? Begitu juga dengan Anxietas. Dia benar-benar seperti parasit yang mengambil segala sesuatu yang kita punya. Segala sesuatu? bener Brosis. Segala sesuatu. Bagaimana tidak? Apa kita bisa makan dengan enak saat anxiety kambuh? apa kita bisa bebas berjalan ditengah keramaian bagi yang menderita agoraphobia? Saat ada tetangga meninggal, bisakah anda dengan berani dan tenang berta’ziah bagi yang menderita Death anxiety atau Thanatophobia? tentu TIDAK. Parasit itu mengambil semua yang seharusnya kita punya. Kebebasan, keberanian, kenikmatan hidup, semua terambil, semuanya terebut oleh Anxietas.

ADB ambil contoh ya,  dulu, ADB kerap kali menyebut Anxiety Disorder ini dengan syndrome kematian. Sebab ADB menderita jenis Anxiety Disorder yaitu Death anxiety. Kok bisa disebut demikian? sebab yang ADB cemaskan hanyalah tentang kematian saja. Dikit dikit kalau mati. Begitu sedikit, mati. Tidak ada satu hal pun yang tidak dikaitkan dengan mati. Bedanya apa sih Death anxiety dengan Thanatophobia? Death anxiety adalah selalu cemas akan mati. Thanatophobia, adalah ketakutan akan mati. Penjabaranya pun beda tipis Brosis. Seperti yang ADB bilang, Death anxiety adalah selalu mencemaskan tentang mati. Apapun itu. Kalau kita takut akan mati, takut jika ada orang meninggal, takut klo lewat tanah pemakaman dll, Thanatophobialah tersangka utamanya Brosis.

ADB seperti zombi saja Brosis, linglung. Hanya ingat akan mati. tidak bisa berkonsentrasi, tidak bisa diselimur juga fikiran negatif ini. Makan pun tak enak, tidur pun terganggu, masa-masa remaja ADB seperti terkekang. ADB tidak mempunyai banyak teman. Bergaul pun terasa tidak bisa lepas. Namun ADB bersyukur, mempunyai 10 orang teman satu grup yang sangat baik. Dan masih terhubung sampai sekarang, setelah 10 tahun lulus SMA.

Lalu, ada lagi contoh betapa parasitnya Anxietas ini. Masalah Percintaan. Cieeee…masalah remaja ini kan?  karena ADB juga pernah remaja, maka ADB pun pernah merasakanya. Kebut-kebutan dijalan adalah salah satu hobi ADB. Tak patut ditiru lho ya adek adek… 😀 . Tapi masalah cinta ADB bukan dengan seorang cabe-cabean. Klo jaman dulu apa ya namanya? hehehehe. Lalu, apa donng efek anxiety pada masalah cinta? banyak sebenarnya, ADB pernah merasa minder klo bercakap-cakap dengan anak wanita secara langsung. Apalagi yang sedang ditaksir.Terima kasih untuk Endang, Wulan,Martika,  Dyah, Putri dll. Berkat kalian, ADB bisa berlatih untuk berbbicara didepan wanita secara langsung. Hehehehe.  Dan lebih parahnya, ADB pernah ditinggal pacar karena Anxiety. Hahaha. Dasar ADB edyan. Karena ADB takut akan kehilangan orang yg disayang, cemas kalau si dia direbut orang, cemas kalau dia kenapa-kenapa. Dan tanpa sadar, ADB telah menjadi seorang yang over protektiv dan terlalu sering berfikiran negative tentang si doi. dan dia tidak suka itu. akhirnya……hehehe. Brosis sudah tahu lanjutanya.

Sebenarnya masih banyak keparasitan anxietas yang akan kita rasakan kalo penderita anxietas tidak segera menyembuhkan penyakit ini. Fatal brosis. Dari yang pemberani, jadi penakut, dari yang punya pasangan, jadi jomblo. Hahaha. Brosis ada pengalaman tentang keparasitan Anxietas ini? monggo dishare dikolom komentar..hehehe. Semoga bermanfaat ya. (ADB)

 

Iklan

3 thoughts on “Anxietas itu parasit

  1. Halo mas ADB. Sy menderita AD sudah dr kecil. Terkadang penyakit ini susah dijelaskan kepada org normal, krn ketika kita mencoba untuk mnjelaskan pasti komentrnya “itu hanya mimpi buruk”, padahal saya rasa itu tidak hnya sekedar mimpi buruk. Susah lah pokoknya dijelasin.
    Dulu, SD hingga SMP sering sekali ketika sy skit demam, AD selalu kmbuh. Tengah malam bhkan siang hari ketika tidur, tb2 terbngun menangis, lari cemas bolak balik gak jelas,seperti dihantui rasa yg sngt2 mnakutkan, sperti ada seorang makhluk besar yg meneror anak yg tak berdaya. Dan ketika bangun, tidak lah lngsung reda, melainkan setiap kita memandang org yg ada didepan, terlihat mereka sperti di pukul oleh sesuatu yg besar (mengerikan). Nah tentang tulisan mas yg soal jng berangan2, sangat2 sering saya lakukan dn itu memicu untuk kambuh. Cerita pas saya masih SMA, ketika selesai berkemah (suatu hal yg sngt mnyenngkan), tetiba dirumah dan merapihkan barang2 usai perkemahan, suasana rumah saat itu sepi senyap tak ada suara. Teringat suasana kemah, tiba2 sy entah knpa menangis dan panik gak terkontrol, lari2 muter bolak balik di dalem rumah smbil nangis, tng kesemutan, dan kacau semuanya. Semenjak saya lulus SMA dan smpe skrg kuliah smster akhir, AD jarang kambuh. Tapi akhir2 ini, muncul lagi dan sangat mnyiksa, entah karna beban skripsi atau apa. Pola tidur saya kacau, lembur skripsi dng kopi smpai subuh. Akhirnya badan drop. Ketika drop otomatis gabisa jalanin skripsi. Nah, sewaktu drop itu lah selalu kebayang2 soal bnyak tanggungan. Kini saya selalu insomnia. Saya paksa untuk tidur awal selalu tidak bisa.
    Terima kasih mas sudah membuat postingan ttg AD ini. Soalnya ketika saya cerita sma teman2, mereka sulit memahami, bahkan di lingkungan saya, cm saya yg ngalamin itu 😦

  2. Hy abd, seneng bisa nemuin nih website,

    Aku penderita anxie, aku sempat mutusin resign kerja, tiap di tempat kerja ga enjoy, ngerasa pengen cepet2 plg or nenangin diri di toilet, kerja ga fokus, mikir takut ini itu.

    Kena tegur dikit, langsung down, perasaan langsung ga enak, cemas, takut si bos dan teman kerja menilai buruk sama kinerjaku.

    Aku lg belajar nerima anxie ini, lg coba terapi cbt untuk diri sendiri. Kl adb pernah pakai cbt or tau tentang cbt untuk diri sendiri, boleh tuh di sharing di artikelnya

    1. terimakasih atas saranya mbak ila, akan ADB ulas sesegera mungkin. sapa tahu bisa mambantu bagi yg sedang mencoba menerapi diri agar bisa mengontrol Anxiety Disordernya. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s