Seri Terapi : Flooding

Flooding  adalah suatu bentuk dari terapi  dimana subjek dihadapkan pada stimulus pembangkit kecemasan tingkat tinggi baik melalui imajinasi ataupun situasi actuali. Sekedar mengingatkan brosis, apa sih Terapi Flooding itu. Nah, saat ini salah satu kecemasan yang masih ADB derita adalah, Death Anxiety. Cemas akan ” itu”. Ya Death itu sendiri. Jadi inti dari teknik terapi flooding ini yaitu, menghadirkan suasana yang paling kita takuti, baik itu mengimajinasikannya, ataupun secara nyata, dan kita harus benar-benar menghadapinya sendiri. Namun tergantung situasi dan kondisi juga brosis.

Nah, seri terapi ini adalah terapi yang telah dan sedang ADB coba lakukan agar ADB bisa mengontrol gangguan kecemasan yang berlebihan ini, syukur syukur bisa menghilangkan gangguan kecemasan ini selamanya.

Flooding pertama yang ADB lakukan adalah mencoba berta’ziah saat ada tetangga atau bukan tetangga yang telah dipanggil Oleh sang Khalik. Entah cuma ADB yang merasakanya atau tidak, tapi saat berada di sekitar rumah Duka, hawa atau suasana distu juga membuat ADB tidak enak. Entah ini efek anxietasnya atau apa, yang jelas hawanya benar2 tidak enak. Pertama kali kena ini, ADB anti dengan yang namanya ta’ziah, atau melihat film horror, atau apapun yg berhubungan dengan Death. Namun demi kesembuhan, ADB memilih mencoba salah satu dari sekian banyak teknik terapi kecemasan ini Brosis.

Lanjut ya, suasana tidak enak pada sekitar rumah duka ini membuat ADB gemetar pada akhirnya brosis. Tentu saja brosis sekalian sudah pernah merasakanya bukan? saat gejala kecemasan datang. Nah dari situ cobalah untuk berdiam sambil berdoa, disekitar rumah duka atau didekat si mayit. ADB pernah mencobanya, namun gagal brosis. ADB ketakutan setengah mati. Saat melihat si mayit, yang memang adalah bibi dari Ibu ADB sendiri, tiba-tiba ADB membayangkan bagaimana jika ADB yang mengalami ini? Duarrr….jantung seperti meledak brosis, akhirnya ADB ijin kepada tuan rumah dan pergi meninggalkan lokasi.

Beberapa bulan kemudian, ADB berfikir lebih dalam lagi, sebab Flooding dengan cara datang langsung melihat jenasah, telalu berat bagi ADB. Pikir ADB, harus ada tingkatan yg rendah dulu. Lalu timbulah ide untuk memainkan game atau melihat film horror dahulu, sebagai stimulus yang ringan. Hehehe.

Game yang ADB coba mainkan adalah game keren dan terkenal, Resident Evil. Brosis pernah dengar..?? atau mencoba memainkannya langsung? Dulu jaman SMP, ADB sangat suka main game ini, dan sempat membuat Anxiety ADB kumat, karena pernah bermimpi seperti yang ada didalam game itu. Resident evil adalah game keren yang bergenre survival horror. Musuhnya? mengalahkan zombie dan makhluk mutasi lainnya. Nah, seri Resident Evil (RE) yang ADB mainkan adlah RE Revelations, tokoh utama favorit ADB nih. Jill Valentine. 😀

resident_evil_5_conceptart_x6zcK
Jill Valentine

Nah brosis, awal mula memainkan game ini, ADB agak kagok, dan jantung mulai berdebar-debar. Yap, fikiran buruk selalu menghantui. Seperti, bagaimana kalau ADB di kondisi yang sama dalam game, di sebuah kapal pesiar yang kosong dan hanya dipenuhi zombie haus darah? tangan pun gemetar. Jadi ADB menjalankan karakter game dengan pelan. Takut kalau ada zombi muncul. PAdahal itu cuma game. Hehehe. Setelah setengah jam bermain, jantung berdebar dan lemas semakin menjadi. Akhirnya ADB putuskan berhenti dulu mainnya.

Esoknya dan hingga seminggu bermain game itu, sudah ada peningkatan brosis. ADB sudah biasa menghadapi zombie dan makhluk “welek” (jelek,red) itu. Malah ada rasa jengkel dihati, sebab nih makhluk mutant muncul tiada habisnya. Jadi deh dilawan sampai peluru habis. Saat ini, ADB mulai ketagihan memainkan game ini. Hehehe, sepertinya tahap pertama ADB melakukan Flooding sukses. Dan ADB bersiap untuk memainkan game horror lainya, namun dengan judul yang sama. Kan banyak serinya brosis.

Perumpamaan yang bisa ADB petik adalah, saat ADB memainkan game itu dan menghadapi mutant-mutant, ADB anggap mutant itu adalah Anxietas yang sangat mengganggu ADB. Dan harus dibinasakan. ADB tanamkan fikiran itu berulang-ulang dalam benak ADB. Jadi ADB ketagihan tuh nembak-nembak mutant itu. Selanjutnya ADB akan mencoba nonton film horror yang paling serem. Brosis ada saran film apa yang mesti ADB tonton..??

Jadi, mungkin cara ADB ini bisa dijadikan cara jitu bagi brosis sekalian yang ingin mencoba teknik flooding. Lalu selanjutnya bisa meningkatkan stimulus agar akhirnya tubuh kita bisa mengontrol rasa takut yang membuat kita cemas.

Nah, gimana brosis..??? ada yg tertarik mau coba? Semoga bermanfaat brosis. (ADB)

Iklan

3 thoughts on “Seri Terapi : Flooding

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s