Anxiety Dissorder : Story 2, Sleep Paralysis

Nah, Kisah Story dimulai lagi nih, Anxieters..!! Sebenernya Story 2 yang ADB persiapkan bukan tentang ini. Lagipula, Sleep Paralysis tidak ada sangkut pautnya dengan Anxiety DIssorder milik kita. Hanya saja Sleep Paralysis ckup membuat Anxieter bertambah cemas ketika baru saja mengalaminya. Hmmm…yang belum pernah mengalami Sleep Paralysis (ADB singkat dengan SP saja ya) pasti bingung dengan apa yang ADB tulis ini to?

________________________________________________________________________________

Kisah ini dari cerita sahabat ADB, Bang Q namanya. Cerita ini memang datang dari Bang Q yang tidak pernah terkena penyakit Anxiety Dissorder, namun ADB tulis karena mungkin dapat di share kepada Anxieters sekalian yang saat ini sedang takut-takutnya tidur karena SP ini. Suatu hari ditahun 2003 silam, sore hari sebelum berangkat menuntut ilmu ke rumah Abah, ADB ini sedang ngbrol bertiga, yang pertama adalah Bang Q, terus Si Itul.

Saat sedang enak-enaknya menyantap  pisang goreng buatan ibu Si Itul,(Ibu SI Itul berjualan gorengan dan Rujak saat sore hari didekat teras Rumah ADB) Bang Q ini mulai cerita.
” Mambengi aku koyo meh mati.( semalam aku sperti hampir mati).” katanya membuka cerita. Lantas ADB dan Itul tertawa terbahak bahak. Tahun 2003, ADB masih belum pernah mengalami SP ini.
” Ancik…temenan iki. Untung ono adekku…( Ancik, beneran ini. Untung ada adikku.)” elaknya serius. Lha si Itul nimpali, ” lha kowe saiki jek urip kok…(Lha kamu sekrang masih hidup kok)”
“Ndasmu Tul..Mambengi iku pas turu, pas aku ape tangi nang mburi, kok rasane koyo onok sing Nyekek guluku. Awakku gak iso obah blas. Ambekan iku angel, wis pokoke rasane koyo kaku awaku( Kepalamu Tul, Semalam waktu tidur, sewaktu aku ingin bangun ke kamar mandi, kok rasanya ada yang mencekik leherku. Badanku tidak bisa bergerak sama sekali. Bernafas itu sulit, wis pokoknya kaku semua badanku)”
” Lha terus, opoo tibakno? tanya Itul. ADB sih enggak merhatiin, soalnya lagi enak enaknya makan gorengan, hahaha.
” Rasane Ndasku luoro banget. Kuping iku koyo ono suoro Ngiiiing banter, tapi suorone nyambung nang ndasku. Makane tak pikir aku ape mati, rek..(Rasanya kepalaku sakit banget. Kuping seperti ada suara Ngiing kencang, tapi nyambung sampai kepalaku. Maknya aku pikir aq mau mati)” Nah, si Itul mulai takut itu. Dia cuma megang gorenganya tanpa dimakan. ADB tinggal keluar ambil 5 gorangan lagi di Tempat ibu Itul Jualan.

” Terus kok rasane kamarku rame banget. Akeh suoro wong gedhe, wong wedok, ambek terakhire, aku mencoba tangi, tapi angel, gak iso-iso, sampe metu bayangan wong wedok ngguyu nyekikik, Tul….(terus kok rasanya kamarku ramai pol. Banyak suara orang besar, orang perempuan, sampai akhirnya aku mencoba bangun, tapi susah, gak bisa-bisa sampai keluar bayangan orang perempuan tertawa ngikik., Tul )”
itu gorengan yang Itul pegang, udah digigit separuh, akhirnya ditaruh dipiring gorengan. Dia tampak ketakutan akhirnya.” La terus Q..??? yaopo caramu iso tangi…??? ( La terus Q..?? gimana caramu bisa bangun..???) perasaan si Itul dari tadi cuma lha terus lha terus ya..??

Singkat cerita, Q bisa terbangun karena dibangnkan oleh adiknya. Begitu cerita singkatnya. Stelah kejadian itu, Q terlihat berbeda. Ia selalu merasa takut saat hendak tidur, Nah, berakhir sudah cerita kedua kali ini. KOk berasa biasa ya? sebentar Anxieters, artikelnya belum selsai. Memang saat dulu sewaktu Q cerita, ADB belum pernah merasakan sendiri. Karena itu ADB tidak tahu bagaimana rasanya karena ADB juga tidak terlalu memperhatikan cerita itu.(Sibuk Makan Gorengan). Dan dipenghujung 2008, ADB pertama kali mengalaminya. Barulah ini sangat terasa. Dan saat itu ADB teringat cerita Q.

Yang ADB alami adalah, pertama kali sebelum terjadi SP, selalu diawali dengan mimpi. Waktu Itu ADB bermimpi, berjalan disebuah lorong Sekolah SMA ADB. Kalau normalnya, lorong itu tidak gelap sama sekali saat siang. Bahkan saat malam pun, lampu sangat terang. Namun dalam mimpi itu, ADB berjalan sendiri. Gelap pula. Setelah itu dari ujung lorong tampak cahaya kecil yang lama kelamaan membesar. ADB berjalan menuju cahaya itu, hingga akhirnya mata ADB silau, dan hanya hamparan putih yang terlihat, namun di kepala, muncul rasa sakit hebat, diikuti dengan sesaknya nafas, dan beratnya dada. View yang tadinya putih kini berubah menjadi situasi dikamar ADB. Ya, saat SP terjadi, vienya dikamar ADB. Tapi ADB belum membuka mata. Nah, lalu ADB merasakan tangan dan kaki tak bisa digerakkan. Dalam sekelebatan, terlihat seorang wanita menyeringai jahat. Dan selang beberapa menit ADB kaku, bahkan karena ADB adalah anxieter sejak kecil akhirnya pasrah karena memang merasa akan dipanggil. Nah lho. Namun sejenak kemudian, ADB membuka mata dengan posisi sudah terduduk. Kepala masih sakit rasanya. Keringat bercucuran.

Awalnya ADB ketakutan, sama seperti Q yang lebih dulu mengalaminya. Takut saat mau tidur, tapi saat sukses tertidur, malah muncul lagi itu SP. Sempat stress ADB dulu. Kerja pun akhirnya terganggu, ditambah Anxiety yang semakin parah karena terlalu memikirkan SP.

Sekarng bgaimana dengan Q, Itul,  dan ADB..??? ADB sudah tidak pernah dengar kabar dari Q. Dia sedang sibuk mencari nafkah untuk ANak Istrinya dengan jualan Sate. Sukses dia sekarang, tambun. Untuk Itul, dia tahun kemaren baru saja melepas masa lajangnya dengan menikahi gadis asal semarang dan memutuskan untuk tinggal di Kediri. Semoga langgeng dan banyak anak Tul..wehehe. Lha ADB sendiri..?? sama. Kadang dalam 6 bulan ADB masih sesekali mengalami SP. namun sudah biasa. Biasanya muncul ketika kecapaian atau Stress. Dan baru kurang lebih setahun ini bisa menekan Anxiety dan serangan Panik dengan sukses. Butuh bertahun-tahun bagi ADB untuk bisa menekan itu. Jan angel tenan.

____________________________________________________________________________

Oke, bicara soal Sleep Paralysis, ADB akan ulas dengan komplit. Pertama adalah hal yang menyebabkannya. Kalau ADB, salah satu hal yang akan ADB cari soal ini tentu saja adalah penyebabnya. Jadi tidak salah kalau ADB tuliskan dulu penyebabnya.

paralysis

Jadi begini, saat kita semua tertidur, kita akan memasuki beberapa tahapan tertentu, dimana akan ada dua tahapan yang terbesar. Dia adalah NON REM, dan REM. Apa itu REM, ? Rapid Eye Movement.
80 menit pertama saat tidur, kita akan memasuki tahapan NON REM, dan akan diikuti dengan 10 menit tahapan REM.90 menit itu akan terulang beberapa kali dalam semalam. Saat brada dalam tahapan NON REM, tubuh kita akan bergerak kadang kadang, dan ada gerakan kecil pada mata kita. Dan, saat waktunya kita masuk ke kondisi REM, detak jantung akan bertambah cepat, hembusan nafas menjadi lebih cepat dan pendek dan mata kita bergerak dengan cepat (Rapid eye movement – REM). Dalam kondisi inilah mimpi kita tercipta dengan jelas dan kita bisa melihat objek-objek di dalam mimpi.

Dr.Max Hirshkowitz, direktur Sleep Disorders Center di Veterans Administration Medical Center di Houston mengatakan kalau Sleep Paralysis muncul ketika otak kita mengalami kondisi transisi antara tidur mimpi yang dalam (REM dreaming Sleep) dan kondisi sadar.(http://xfile-enigma.blogspot.com)

Selama REM dreaming sleep, otak kita akan mematikan fungsi gerak sebagian besar otot tubuh kita yang membuat kita tidak akan bisa bergerak. Dalam artian lain, kita lumpuh sementara. Fenomena ini disebut REM Atonia. “Kadang, otak kita tidak mengakhiri mimpi atau lumpuh kita dengan sempurna ketika terbangun. Ini bisa menjelaskan mengapa tubuh kita menjadi kaku.”
Menurut hasil penelitiannya, Dr.Hirshkowitz menyimpulkan kalau efek ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga paling lama satu menit. Namun, bagi korban, sepertinya pengalaman ini berlangsung sangat lama. (Betul, ini seperti yang ADB rasakan. Lama sekali Rasanya). Nah, bagaimana? apa sudah jelas tulisan ADB..??? lanjut, lalu gimana dengan penampakan penampakan yang konon akan terlihat saat manusia mengalami SP..??? HALUSINASI memang kerap menyertai seseorang yang mengalami SP, menurut peneliti lainya, Florence Cardinal. Terkadang Anda merasa ada makhluk yang terbang diatas anda, atau ada makhluk lain dikamar anda, dan berbagai kemungkinan lainya.

Dua hal sebagai tambahan ya Anxieters, biasanya fenomena Sleep paralysis ini lebih sering terjadi ketika yang bersangkutan tidur telentang, atau yang jadwal tidurnya terganggu. Hal satunya lagi adalah, bagi mereka yang biasanya mengkonsumsi obat penenang, akan lebih sering mengalami SP ini.

Lalu, bagamana sih ADB, cara menghindari Sleep paralysis..?? biasakan dengan pola hidup sehat aja. Tidur teratur, Rajin Olahraga, hindari Stress. Dan tak ketinggalan lagi, Sleep Paralysis ini hanya berlansung paling lama semenit. Dan setelah itu, berlalu.

Jadi tidak usah takut. Berdo’a dlu sebelum tidur, supaya hati anda tenang. okey..?? panjang ya artikel kali ini..?? bikin artikel dipanjangin sekalian biar nggak putus putus. Hehe. (ADB)

Iklan

4 thoughts on “Anxiety Dissorder : Story 2, Sleep Paralysis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s