Begal..?? bagaimana sebaiknya bersikap..??

Aksi pembegalan yang kini kian marak terjadi sudah pasti membuat kita resah. Pasalnya, pembegal kini tidak lagi ragu untuk melukai bahkan membunuh korbannya, kendati Motor atau barang yang diminta sudah diberikan sekalipun. Sadis. Memang. Tidak bisa kita bayangkan bagaimana dengan perasaan keluarga korban korban yang sudah berjatuhan. Jika sampai ada dendam dalam hati mereka, itu sangatlah Wajar.

Sudah tidak perlu lagi dipertanyakan, bagaimana mereka dengan mudahnya membunuh, melukai, dll. Pengaruh Minuman keras dan obat2an terlarang? pasti begitu. Bagaimana memberantasnya..?? semua pihak kudu bahu membahu memberangusnya.

Lalu bagaimana dengan aparat yang terkesan lelet dalam memberantas begal..?? ADB tidak tahu. Namun Aparatur negara pasti punya rencana untuk itu. Hanya ADB ingatkan saja disini, sehari saja para Aparatur negara terlambat memutuskan, diluar sana para pelaku begal mungkin sudah menambah lagi jumlah korbanya. Jadi untuk Aparatur negara, segeralah dalam bertindak. Entah apapun cara yang akan dilakukan itu, yang penting begal harus diberantas.

Ketika ADB membaca berita tentang dibakarnya hidup hidup seorang pelaku begal, terus terang saja, para warga sudah kesal dengan pelaku begal itu. Mereka harus melakukan perlawanan, agar para pembegal tidak punya nyali lagi mbegal diwilayah mereka. Untuk Aparat pemerintah, coba anda lihat dari sisi para warga yang resah akan aksi begal ini. Yang sudah banyak jatuh korban dari kalangan mereka. Mau menunggu sampai berapa korban lagi..?? jadi kalau ada yang bilang, warga pelaku pembakaran bisa dibui, saya tidak setuju. Mereka melakukan itu karena terpaksa. Tidak ada aparat yang berpatroli, maka mereka turun tangan sendiri menolong korban yang akan dibegal. Terlambat sedikit saja, dua nyawa lagi akan melayang oleh pembegal.

Untuk warga yang didaerahnya rawan begal, harus selalu siaga. Kalau tidak ada urusan yang sangat penting, tetaplah berada dirumah jika jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Penggiatan kembali siskamling adalah ide yang bagus, hanya saja lebih baik jika setiap regu berjumlah lebih dari 5 orang. Anda tahu..?? melawan begal dengan jumlah banyak jauh lebih baik.

Aparat pun mesti berkoordinasi dengan setiap Rukun Warga, mengirim beberapa personil disetiap titik rawan begal, dibantu dengan warga sekitar, maka diharapkan bisa menekan aksi pembegalan yang kian semarak. Jika nanti situasi sudah mereda, jangan lalai. Tetap lakukan seperti itu, sehingga tidak ada celah bagi para pembegal untuk melakukan aksinya.

Sudah, capek tangan saya. Tulisan juga rada tidak nyambung. Ini hanya sekedar unek2, saran dan teori dari seseorang yang miris dengan maraknya pembegalan.(ADB)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s